Skip to main content

Posts

Hidup Menabur Mimpi (part-1)

source: http://www.empowernetwork.com Siapa yang punya kondisi tidak berbeda dengan saya disini? Diambang kelulusan, wisuda, dan melepas status sebagai mahasiswa (setidaknya di level strata-1)… selamanya. Iya selamanya. Karena besar kemungkinan sedikit diantara kita akan mau mengulang masa perkuliahan di fase pertama pasca pendidikan sekolah menengah tersebut, selesai kita libas. Ya kalaupun ada pasti dengan berbagai syarat dan ketentuan yang berlaku. Semoga asumsi saya benar :). Kawan, seringkah dirimu dikasih pertanyaan, entah dari siapapun itu dengan sangat sederhana seperti “ Setelah lulus mau kerja dimana mas?” atau “ Setelah lulus mau jadi apa mas? ”. Pertanyaan yang simple . Namun (kadang) menemukan jawabanya tidak sesederhana pertanyaan tersebut bagi sebagian orang. Merasa sial? Merasa bingung? Atau mungkin sudah sangat jelas tahu jawabanya. Beruntung dan bersyukurlah anda yang masuk di dalam kelompok terakhir. Namun bagi yang masuk di kelompok per...

Tata Cara Pembuatan SKCK di Sukoharjo

Lagi persiapan pendaftaran kerja? Syaratnya macem-macem termasuk SKCK. Tos dulu lah, samaan kita:). Oke, jadi posting berikut ini bakal ngejelasin detail pengurusan SKCK terutama di Kabupaten Sukoharjo, daerah saya berasal.   Sebelumnya saya pernah mengkonfirmasikan kepada salah satu petugas kepolisian di Kantor Polisi Tembalang dan cari info dari sana-sini bahwa pengurusan SKCK memang hanya bisa dilakukan di daerah di mana lokasi kita berasal (sesuai kartu identitas). Meskipun ada satu teman yang bercerita bahwa temannya, pernah mengurus SKCK di Semarang padahal bukan asli Semarang. Entahlah bagaimana cara dia. Yup, mari kita mulai langsung dengan langkah pertama. 1.        Kantor Kelurahan : Siapkan surat pengantar dari RT untuk kemudian digunakan sebagai syarat mengajukan surat pengantar ke kelurahan tempat kita tinggal. Ga butuh wa tu lama, dan ga pakai biaya kok. Jadi untuk langkah pertama ini cukup mudah dikerjakan. Syarat y...

Policy Brief

Perumusan Kebijakan Publik dalam Pengendalian dan Penanggulangan Banjir dan Rob di Kota Semarang Persoalan banjir dan  rob (genangan air yang berasal dari laut) merupakan permasalahan yang serius di Kota Semarang. Bahkan fakta berbicara bahwa masalah banjir ini secara ironis malah menjadi semacam branding yang cenderung negatif bagi Semarang. Jika terlintas dalam pikiran kita, setiap kota niscaya punya julukan/sebutan masing-masing dengan background dan kepentingan yang berbeda pula. Misalnya, terdapat julukan Kota Megapolitan maka Jakarta adalah jawabannya, lalu Bandung dengan sebutan Kota Kembang, Surabaya dengan sebutan Kota Pahlawan, Yogyakarta dengan Kota Budaya, sedangkan Semarang? Ya, Kota Banjir. Hal ini semakin dikuatkan dengan lagu khas Jawa Tengah yang dibawakan oleh maestro keroncong Waljinah, yaitu “Jangkrik Genggong” yang di awal lirik lagunya terdapat kalimat “Semarang kaline banjir...”. Maka tidaklah salah jika agenda...